Hello2, well come back.
Soal bahasan sebelumnya, yuk kita bahas sama – sama.
MANAJEMEN KELUHAN …..(sambungan)
“Keluhan kok diamnajemen….mana ada pelajaran kayak gitu?....emang penting?....”
Eits, jangan salah…percaya atau tidak sebagian besar hidup kita bisa dihabiskan buat mengeluh lho. Ya….terserah sih kalaumau percaya ataupun enggak. Tapi bukan berarti tidak ada jalan untuk sedikit meminimalisir dan memanajemen jadi keluhan yang berkualitas.
Kalau misalnya kita dihadapin pada masalah yang superruwet, like no way to go or sort of, pasti dong yang pertama kita lakukan adalah ngomong
“Ya, Tuhaaan…” *mata melotot
“Haduuuuhh…” *tangan gaya mano
“Apa-apaan coba iniiii????” *gebrak meja
“halaaaah..ba&%ke, s*a#, @nj&%.....!!!”
Ups! Stop2…tuh kan, gak enak banget dengernya.
Mengeluh emang wajar sob…tapi pasti kita selayaknya manusia punya cara masing – masing buat meminimalisir. Meminimalisir buat menghindari keluarnya kata2 yang gak enak didenger. Selain kata – kata yang gak enak didenger, keluhan juga bisa bikin mood orang lain di sekitar kita yang lagi bagus jadi 180 derajat berubah. Kan kasian juga orang lainnya.
Maka dari itu, manajemen keluhan bener – bener dibutuhin sob… Seandainya nih sob, masalah terus menerus menghantui kita (kok hantu?? Heu), masalah kuliah, pertemanan, organisasi, hubungan kasih sayang (apa coba?), keluarga datang secara bersamaan atau terasa begitu berat pasti yang pertama kali kita lakukan adalah menarik napas dalam – dalam dan mengeluarkannya dengan sekali hembusan kenceng. Dari situlah keluhan kita akan mulai dimanajemen. Ada orang yang langsung mewujudkannya dalam bentuk kata-kata, ada juga yang hanya mengomel di dalam hati saja. Kalau gue punya cara sendiri buat hal itu. Biasanya gue paling gak bisa mendem keluhan lama – lama dalam hati. After take a very deep breath, biasanya gue langsung nyebut “Ya Allaaaah…Astagfirulaaaah…” tapi gak usah kenceng – kenceng juga hehe, intermediate aja. Abis gitu pasti orang di sekitar kita nanya kenapa. Nah, di situlah kesempatan buat kita datang. Untuk sedikit menghilangkan keluhan, ada baiknnya kita curhat atau cerita sama orang yang nanya itu. Tapi sob, kita juga mesti tau situasi n kondisi, baik orang itu maupun kita sendiri. Jangan sembarangan curhat juga, hehe. Haruslah orang yang kita percaya.
Bagi mereka yang berjiwa pendiam (gue bangeeet…*hah?), cara buat curhatnya bisa langsung nyomot selembar kertas, trus lakukanlah tulis menulis atau mungkin gambar menggambar apa aja sebenernya yang ada di benak kita. Tulis juga harapan dan doa – doa kita. Apa mungkin dikabulkan? Mungkin saja, karena gue sendiri ngalamin hal itu. Begitu ditulis rasanya plooong banget.
Kalo belum nemu titik plong, coba arahin kegiatan – kegiatan reguler kita ke kegiatan yang gak biasanya. Siapa tahu kita nemu titik cerah. Nemu jalan. Kayak misalnya kemaren2, gue kan gatau gimana caranya ngasih nomor halaman berbeda di dokumen word, udah dicoba berkali2 pake cara formal, eh gak bisa2 (gara2 guenya katro kali ye…hhe). Daripada gue mumet mikirin itu sendiri n nanya ke orang lain pun ditanggepinnya males-malesan (padahal tuh dokumen mesti dikirim hari itu juga), akhirnya gue tutup dulu tuh dokumen n tiduran bentar. Dan secara tiba –tiba siiiiing muncullah ide. Dan terjadilah dengan sedikit kekreatifan (maaf ya …pak dosen…hehe)
Keluhan kita sendiri sebenarnya hanya kita sendiri yang tahu bagaimana cara memanajemennya. Tapi pada intinya, kalau kita sampai di titik benar – benar gak tau mesti ngapain, cara terbaik yang bisa kita lakukan adalah berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa. Bergegaslah solat dan berdoa sepausnya. Bercucuran air mata pun tak jadi masalah karena Allah Maha Mendengar segala tanpa kenal lelah. Katakanlah apa yang jadi keluhan kita dan harapan – harapan kita. Perayalah kalau Allah memberikan kita yang terbaik. Intinya berbaik sangkalah pada apa yang terjadi pada kita. Salah satunya mungkin untuk menjadikan kita manusia yang lebih kuat dari sebelum – sebelumnya.
Oya, ada tambahan – tambahan lain nih buat referensi lagu begitu kita ingin memanajemen keluhan. Coba deh dengerin ‘Melangkah Lagi’-nya Gita Gutawa n lagu Opick yang judul Cahaya Hati dan Takdir yang featuring Melly Guslow.
Oke sob…selamat mencoba…see you next post. Mohon maaf lahir batin ya… takut gak keburu ngepost lagi besok2, hehe
See yaaaaaaaaaaa…… :)
Cari Blog Ini
Rabu, 24 Agustus 2011
Jumat, 19 Agustus 2011
REMEMBER
huaaa... udah lama juga gak posting...
em...jadi keinget posting terakhir..tanggal 1 Januari 2011 pake judul Hidup itu Misteri...
dan ternyata itu terbukti hingga saat ini...
Kita gak pernah tahu akan seperti apa kita di masa yang akan datang. Kesedihan dan kebahagiaan gak pernah bisa ditebak kapan datengnya *edisi slow melow
Kesedihan dan kebahagiaan itu seperti roda, yang datang silih berganti. Setiap orang yang susah maupun yang sukses pasti merasakan keduanya. Jadiiii jangan pernah mengeluh apapun yang datang kepada kita. Walaupun dalam suatu ayat Al-Quran disebutkan bahwa manusia memang makhluk yang banyak mengeluh. Tapi, sebagai makhluk sempurna yang diciptakan Allah, mengeluh tentu dapat diminimalisasikan *EYD banged^^
Sekarang bagaimana caranya kita memanage keluhan – keluhan kia. Mau tahu, gimana ngatasin keluhan karena tiba-tiba IPK turun, dimarahin orang tua tanpa sebab, atau diputusin pacar tiba – tiba? Ikuti terus postingan saya di sini^^ Bagi yang punya komentar dan ingin berbagi soal manajemen keluhan, silahkan komen…
em...jadi keinget posting terakhir..tanggal 1 Januari 2011 pake judul Hidup itu Misteri...
dan ternyata itu terbukti hingga saat ini...
Kita gak pernah tahu akan seperti apa kita di masa yang akan datang. Kesedihan dan kebahagiaan gak pernah bisa ditebak kapan datengnya *edisi slow melow
Kesedihan dan kebahagiaan itu seperti roda, yang datang silih berganti. Setiap orang yang susah maupun yang sukses pasti merasakan keduanya. Jadiiii jangan pernah mengeluh apapun yang datang kepada kita. Walaupun dalam suatu ayat Al-Quran disebutkan bahwa manusia memang makhluk yang banyak mengeluh. Tapi, sebagai makhluk sempurna yang diciptakan Allah, mengeluh tentu dapat diminimalisasikan *EYD banged^^
Sekarang bagaimana caranya kita memanage keluhan – keluhan kia. Mau tahu, gimana ngatasin keluhan karena tiba-tiba IPK turun, dimarahin orang tua tanpa sebab, atau diputusin pacar tiba – tiba? Ikuti terus postingan saya di sini^^ Bagi yang punya komentar dan ingin berbagi soal manajemen keluhan, silahkan komen…
Langganan:
Komentar (Atom)